Daily Skincare Routine

Februari 14, 2020



Siang, MakBeb!
Di tengah cuaca yang hot ini, aku dibuat mager. 
Ada yang sama magernya kayak aku? Melihat keluar rumah, tu, keknya harus nyipitin mata, saking teriknya bikin mata silau. Dibayangan akutu, ngadem di Mall sambil minum jus jeruk, pasti enak. 😋

Hari ini, hasrat hati pen ngadem di kamar sambil dengerin musik tapi apa daya cucian menumpuk.😂
Alhasil, sambil nunggu cucian muter, duduk dulu aja depan laptop. Tuh, kan, Emak-Emak (sok) multitasking banget kan, aku. Nyuci sambil ngeblog 😊

Di postingan sebelumnya aku udah pernah bahas tentang purging, scrub, moisturizer dan tentang double cleansing method. Kali ini aku pengen bahas tentang toner, serum, dan kawan-kawannya. Maklumin aja, lah, ya, diumur yang udah menuju 40 tahun ini, tetiba nyadar kalo kebiasaan ngedempul muka, bermakeup tebal, gonta-ganti merk pula, bikin kulit sakit. 

Tiga tahun belakangan juga trial and error krim siang malam, dari merk biasa, sampai yang kalo mesen harus pre order dulu, dari klinik kecantikan sampai antri di Dokter. Udah capek, akutu. Hasilnya bikin mewek karena ketidak setiaan itu aku bayar mahal dengan breakout 😢

Kalo dulu cuma kenal sama facial foam, susu pembersih dan toner aja, sekarang mo ga mau harus nyari bala bantuan lain selain ke-tiga produk legend itu. Terlebih Emak mupeng sama muka licin cewek-cewek Korea yang suka Mak liat di draKor.

Cus, lah, kita coba kenali satu persatu, produk yang bisa mendukung MakBeb semua menuju wajah sehat bonus bersih dan glowing.

·         TONER

Toner biasanya berbentuk cair menyerupai air dengan konsistensi menyerupai cuka yang mengandung bahan aktif untuk membantu permasalah kulit tertentu.

Toner diformulasikan untuk mengimbangi kadar pH kulit kita setelah melakukan double cleansing dari sisa-sia kotoran dan makeup yang mungkin masih tertinggal yang tidak bisa sepenuhnya dibersihkan oleh pembersih. Selain itu, toner juga berfungsi sebagai pembersih tahap ketiga, bilamana ada residu sisa sabun pembersih atau cleanser yang tidak dibilas dengan sempurna.

Diantara beberapa manfaat pemakaian toner adalah untuk menambah lapisan perlindungan pada kulit wajah. Selain itu, toner dipercaya sejak lama dapat membantu melembabkan wajah setelah proses cleansing. Tidak bisa dipungkiri, terkadang, air yang kita gunakan untuk membilas wajah tidak bisa dijamin kebersihannya 100%, disini toner berfungsi sebagai last step cleanser dan penyeimbang PH kulit yang sudah melalui proses cleansing sehingga kulit dalam PH seimbang saat melakukan langkah skincare routine berikutnya. Bisa dibilang, tujuan akhirnya adalah untuk mempersiapkan kulit menerima asupan gizi selanjutnya.

Biasanya kita menuangkannya pada cotton pad atau kapas kemudian kita menyapu lembut wajah kita dengan kapas yang telah dibasahi dengan toner. Belakangan toner juga sering diaplikasikan dengan cara menuangkan toner ke telapak tangan kemudian ditepuk lembut pada wajah sehingga toner lebih meresap ke dalam kulit.

Trus, bagaimana memilih toner yang cocok untuk kulit wajah kamu? Pertama, kamu harus mengenali kondisi dan jenis kulit kamu, MakBeb. Beda jenis kulit, membutuhkan toner berbeda, tidak hanya dalam hal tekstur, tapi juga apakah fungsi si toner bisa memberi efek maksimal pada kondisi kulit kamu.

Formula toner juga berbeda mengikuti keperluan kulit kamu. Ada toner yang berfungsi untuk mengontrol minyak dan mengobati jerawat pada wajah. Ada juga toner yang diformulasikan untuk menambah kelembapan kulit. Toner juga bisa dipakai sebagai anti aging dan sebagai brightening. Belakangan marak di pasaran, toner yang fungsinya memberi efek glowing pada wajah dan ini cukup laris dipasaran, mengingat glass-skin ala Korea saat ini sangat digilai banyak perempuan dari seluruh penjuru dunia.

Diantara yang membaca post aku ini, ada yang suka efek setelah pemakaian toner pada umumnya?
Aku pribadi suka banget efek pada wajah setelah di bersihkan dengan toner karena selain kulit terasa lebih bersih dan lembab, poripori kulit terlihat semakin mengecil dan kulit terasa lebih halus saat disentuh.

·         SERUM

Berbeda dengan toner, serum mengandung lebih banyak konsentrat yang tujuannya adalah sebagai nutrisi kulit. Biasanya formulanya terdiri dari molekul-molekul kecil yang lebih mudah diserap kulit hingga lapisan terdalam, sehingga lebih efektif dan akurat membantu permasalahan kulit kamu.

Tekstur serum biasanya tidak terlalu pekat dan juga tidak terlalu encer, karena ia diformulasikan agar lebih mudah diserap kulit. Lazimnya serum adalah water-based formula dan bebas minyak tapi belakangan muncul serum dengan oil-based formula. Sehingga kita bisa dengan mudah menyesuaikan dengan jenis kulit kita.

Selain bekerja lebih specifik pada permasalahan kulit, serum juga berperan sebagai support system atau booster pada rangkaian skincare kamu. Serum dapat membantu meningkatkan efisiensi produk perawatan kulit kamu yang lain.

Pada metode Korean skincare routine, serum ada di step ke-5, setelah pengaplikasian essence. Perlu kamu ketahui, pengaplikasian skincare dimulai dari produk dengan formula paling ringan ke yang paling tebal.

Serum pada umumnya dipakai dua kali sehari, saat pagi dan malam hari. Pada saat pengaplikasian serum, sebaiknya wajah sedikit dipijat dengan gerakan memutar menggunakan ujung jari, kemudian wajah di tepuk-tepuk lembut, sehingga serum lebih cepat menyerap ke dalam permukaan kulit. Seterusnya kamu bisa melanjutkan dengan produk lainnya.

·         ESSENCE

Essence pada awalnya tidak begitu booming di masyarakat, kecuali bagi mereka yang sudah lama mengikuti tren kecantikan dari Korea. Lain dulu, lain sekarang, saat ini minat masyarakat terhadap K-Beauty sangat melonjak drastis, di susul denngan banyaknya online shop yang menawarkan jasa titip produk kecantikan langsung dari Korea. Bukan hanya itu, saat ini sudah banyak kita temui di Mall-Mall, brand Korea sudah membuka gerai cabang resmi mereka. Sebut saja, gerai Nature Republic, Innisfree, dan masih banyak lagi.

Essence umumnya berbentuk cair seperti air. Sama halnya dengan serum, essence juga mengandung banyak konsentrat yang bekerja untuk kondisi kulit tertentu hanya saja essence sifatnya lebih ringan, sementara serum lebih kental.

Terkadang, beberapa diantara kita kebingungan membedakan  antara toner serum dan essence. 
Dari segi tekstur bisa dikatakan mereka sangat mirip, sama-sama cair. Tapi sebenarnya, ketiga produk ini jelas berbeda jika dinilai dari manfaatnya. Ketika toner diperuntukkan untuk fokus sebagai cleanser dan penyeimbang PH kulit setelah proses cleansing, essence bekerja memberi kelembapan yang lebih dalam pada kulit dan serum bekerja lebih dalam langsung kepermasalahan kulit.

Lantas siapa saja yang membutuhkan essence dalam daily skincare routine mereka? Essence dibutuhkan oleh siapapun, jenis kulit apapun. Kita bisa memilih essence mana yang cocok dengan kondisi dan permasalahan kulit kita. Jika pemakaian serum ada di tahap ke-5 dalam Korean skincare routine, essence ada di langkah ke-4 dalam Korean skincare routine.

·         EXFOLIATOR

Lapisan terluar kulit kita mengalami regenerasi setiap 14 hari sekali. Penumpukan sel kulit mati jika tidak di exfoliating, bisa menyumbat pori-pori kulit dan menyebabkan tumbuhnya whiteheads, blackheads dan jerawat.

Tingkat mobilitas yang tinggi tidak hanya milik pria, jaman sekarang banyak perempuan yang punya mobilitas tinggi, tak terkecuali ibu rumah tangga. Paparan sinar matahari, keringat, debu dan polusi juga kotornya lingkungan membuat cuci muka aja ga cukup. Terlebih sel-sel kulit mati di permukaan kulit, mereka tidak bisa dibersihkan hanya dengan mencuci muka dua kali sehari. Kita butuh yang namanya exfoliator.

Exfoliating selain berfungsi sebagai pembersih, ia juga membantu skincare kamu menyerap dengan maksimal pada kulit. Pada umumnya ada dua jenis exfoliant, yaitu physical dan chemical. Kedua jenis ini sama-sama mengangkat sel kulit mati, tapi mereka punya cara kerja yang berbeda.

Chemical exfoliating menggunakan bahan kimia untuk menghilangkan sel-sel kulit mati. Pemakaian chemical exfoliant disarankann pada mereka dengan acne prone skin dan sensitif terhadap scrub / butiran alami yang biasa kita temukan pada physical exfoliant. Selain itu, chemical exfoliating biasanya bekerja lebih dalam di bawah permukaan kulit dikarenakan teksturnya yang cair sehingga mudah diserap kulit.

Chemical exfoliating, bisa berupa exfoliating acid yang belakangan sangat populer di masyarakat. Exfoliating acid yang paling lazim diantaranya; AHA dan BHA.

AHA bekerja pada permukaan kulit dan bersifat larut dalam air. Contoh produk yang bisa kamu gunakan diantaranya, Pixi Glow Tonic, The Ordinary Glycolic Acid 7% dan produk sejenis lainnya. Eksfoliasi ini cocok untuk kulit normal dan kering.

Sementara BHA bekerja pada permukaan kulit hingga ke dalam pori. BHA bersifat larut dalam minyak. Hal ini membuat BHA lebih cocok digunakan pada kulit berminyak, dan berjerawat. Contoh produk yang termasuk dalam eksfoliasi BHA adalah, SK II Facial Treatment Clear Lotion.

Jika kamu punya permasalah kulit seperti kulit kusam, keriput, garis halus, warna kulit tidak merata, kamu bisa mencoba melakukan eksfoliasi jenis acid ini pada skincare routine kamu.

Selain chemical exfoliating acid, ada jenis lain yang termasuk dalam chemical exfoliant, yaitu enzymes exfoliating. Cara kerja exfoliating acid dan enzymes sebenarnya hampir sama. Jika pada acid yang bekerja sampai ke lapisan kulit dalam, exfoliating enzymes bekerja hanya pada permukaan kulit dalam waktu singkat dan lebih gentle dibanding dengan acid.

Exfoliating Enzymes dapat membantu kamu dengan permasalah kulit seperti breakout, pori-pori tersumbat, kulit kusam & hiperpigmentasi. Pemakaian exfoliator cukup 2 kali seminggu, maksimal 3 kali dalam seminggu. Itu sudah cukup untuk membantu kamu membersihkan sel-sel kulit mati di permukaan kulit wajah kamu.

Berbeda dengan chemical exfoliation, physical exfoliation biasanya dilakukan dengan menggosok manual pada wajah dengan menggunakan tangan, sikat khusus, spons atau handuk lembut.

Physical exfoliant umumnya berbentuk scrub dengan tekstur seperti berpasir sehingga mudah untuk mengangkat kulit mati. Lakukan dengan lembut, dengan gerakan memutar dan memijat, hindari scrub yang kasar karena bisa merobek kulitmu dan bisa menyebabkan kulit kamu iritasi.

·         SHEET MASK

By the way, ada yang suka belanja di Watson atau Guardian?
MakBeb, tau ga, apa yang biasa aku beli di dua drugstore itu? Bolak balik, ngiterin lorong-lorong itu, pas sampai kasir suka ga nyadar kalo di keranjang belanjaanku sudah ada setumpuk sheet mask. Yup, sheet mask.

Balik lagi ngomongin Korean skincare routine. Sheet mask sudah semacam benda yang wajib di dalamnya. Buat yang suka nonton K-Drama, pasti ngeh kalo sheet mask itu adalah pesona lain disamping pemain dan jalan cerita drama itu sendiri. Diluar kenyataan bahwa mungkin saja itu adalah iklan yang disamarkan tapi ga bisa dipungkiri, sheet mask udah jadi trend skincare yang digilai banyak perempuan karena kepraktisannya, termasuk aku sendiri, apalagi kalo sheet mask-nya baru keluar dari kulkas. Beugh... seger, apalagi kalo cuaca di luar lagi panas membara, kek hari ini, ya 'kan? Ada yang suka masukin sheet mask dalam kulkas juga, sama kayak aku?

Salah satu kelebihan sheet mask adalah praktis dan travel friendly. Jadi, buat kamu yang suka melakukan traveling, sheet mask lebih praktis dan hemat tempat ketimbang kamu membawa masker dalam wadah. Untuk para traveller, sheet mask sangat bisa membantu meng-hydrate kulit kamu yang mungkin saja dalam masa adaptasi dengan cuaca dimana kamu melakukan perjalanan.

Ada yang tergila-gila dengan keajaiban sheet mask?
Perlu kamu perhatikan jika ingin kulitmu glowing bak oenni-oenni dan ahjuma-ahjuma Korea, kamu harus tahu kapan saatnya memakai sheet mask dan kapan saatnya harus memberi jeda untuk kulit kamu bernapas bebas tanpa skincare.

Buat kamu yang kulitnya berjerawat, sheet mask tidak boleh digunakan setiap hari. Cukup pakai seminggu sekali untuk membantu mengurangi jerawat makin meradang.
Atau buat kamu yang kulitnya kering, menggunakan sheet mask setiap hari bagus untuk meningkatkan kadar kelembapan kulit dan mempercepat daya serap produk skincare masuk ke dalam kulit.

Bagaimana memilih sheet mask? Pilihlah sheet mask yang bersumber dari ceramides squalene, acid hyaluronic, minyak dari ektrak beras atau rice bran oil dan minyak kacang macadamia untuk menjaga kelembapan kulit sepanjang hari, masker yang kaya dengan Vitamin C, niacinamide dan licorice root extract.

Jadi sebenarnya tidak masalah jika kamu ingin menggunakan sheet mask setiap hari dalam skincare routine kamu tapi kamu harus kenali dulu jenis kulit kamu dan apakah kandungan di dalamnya aman kamu gunakan setiap hari. Semua balik ke diri kamu sendiri. Itulah kenapa kamu harus mengenali kulit kamu dan apa kebutuhannya. Jangan salah pilih, hanya tergoda iklan atau karena ikut-ikutan trend. Wajah cuma satu, so, take good care of them.

Kalau kamu menanyakan, apakah aku suka memakai sheet mask setiap hari? Secara setiap masuk drugstore yang aku beli selalu sheet mask. Iya, sheet mask. karena cuma sheet mask yang harganya murah dan ramah di kantong Emak. 😂😁

Akutu kulitnya baru aja berangsur pulih dari breakout parah pasca menghentikan pemakaian produk dari sebuah klinik kecantikan. Jadi, aku pake sheet mask 2 kali seminggu aja dan sheet mask buat aku cuma additional produk aja. Aku lagi fokus untuk mengembalikan kulit mulus sewaktu pakai krim, tanpa perlu pakai krim itu lagi. Gimana coba? Emang bisa? Honestly, I dunno either.

Saat ini aku cuma lagi menikmati proses melakukan rutinitas perawatan kulit sesabar-sabarnya. Tapi ada kalanya aku skip pemakaian skincare, saat lagi males dan saat ingin ngasih waktu kulit aku untuk bernapas bebas. Atau bisa ditebak, lah, ya, apalagi kalo bukan Emak udah tepar duluan sebelum skincare-ran. *Hahaha

Trus, MakDi, mendingan ga sih kulitnya? Alhamdulillah, kulitku berangsur pulih, udah ga ada lagi jerawat merah meradang atau beberapa purging di wajah aku. Jujur, aku sangat terbantu berkat agak telaten bersihin muka pake double cleansing method ala Korean skincare routine satu tahun belakangan ini.



Ini waktu awal-awal jerawat breakout mulai sembuh berkat rajin pake toner yang diracik sendiri pake Bragg Organic Apple Cider Vinegar mixed dengan air mateng atau suka aku campur pake mineral water. Untuk efek menenangkan kulit, aku juga rajin pakai Nature Republic Aloe Vera Soothing Gel yang jaman itu belinya kudu nitip sama suami kalo lagi on duty Singapore atau Malaysia. 


Ini photo beberapa bulan lalu, pas ikhtiar pake Korean skincare routine method udah mulai ngasih liat hasilnya. Aku cuma ikutin langkah-langkahnya aja, lho, ya. Untuk produknya sendiri aku milih yang sesuai sama kebutuhan dan isi dompet aja. 😄


Dan ini photo terbaru saat Mamak dah berani bare face-an 😎
Bekas jerawat yang tadinya hitam-hitam udah mendingan banget, flek juga udah kabur. Kadang masih ada jerawat bulanan yang bertandang tapi ga pake lama, 2-3 hari biasanya udah kempes dan kabur. Di photo pertama keliatan banget bolong-bolong di muka akutu ketara banget, kesininya udah mulai menipis. Aku yakin kalo rajin pakein skincare pasti mulus lagi. Wish me luck!

MakBeb, mau tau skincare routine aku? Nih, aku coba jembrengin, ya.

1.      Cleanser
Biasanya kalo siang, aku memilih pake water based cleanser yang ada aja. Aku melakukan double cleansing menggunakan Ponds Oil Control sebagai water-based cleanser dan untuk oil-based cleanserI-nya aku pake Ferrarossa Relaxing Makeup Melter (Malaysian Local Brand). Sejauh ini aku udah ngabisin hampir 5 botol dan akan repurchase lagi tentunya.

Disini, mungkin aku terbantu banget oleh berbagai macam kandungan natural oil di dalamnya. Berangkat dari breakout yang lumayan parah, Alhamdulillah, sekarang kulit aku mendingan banget.

Sebelumnya, aku agak takut sama oil cleanser karena menurutku bakal bikin kulit aku tambah berminyak dan bikin jerawat makin betah nongkrong di wajah. Ternyata engga, lho. Justru kulit berminyak itu konon katanya karena kulit sudah terlalu kering sehingga sebum naik ke permukaan kulit. Bismillah, aku akhirnya coba pake and yess, justru kulitku yang tadinya minyakan di T-zone, sekarang udah aman sentosa.

Rutinitas yang paling aku suka saat melakukan cleansing dengan oil-based cleanser adalah saat menjadikan si cleanser sebagai oil mask, diemin dulu 5-10 menit kemudian baru dipijat lembut dengan gerakan memutar. Whiteheads dan blackheads dihempas cantik sama si oil cleanser ini. Teman-temanku yang udah ngasih review, suka bilang saat oil-based cleanser dijadikan masker 5-10 menit tadi itu, saat itu juga si oil cleanser bekerja melunakkan whiteheads dan blackheads di wajah, jadi saat kita melakukan pijatan lembut, mereka auto keangkat.

So far, ini oil cleanser pertamaku, jadi kalo disuruh bandingin sama merk lain, aku ga tahu. aku udah jatuh cinta sama produk ini. Ferrarossa Relaxing Makeup Melter ini pernah dapat award sebagai Best Malaysian Makeup Remover versi Majalah Harpers Bazaar tahun 2018 lalu.

2. Toner
Saat ini, aku lagi pake Ferrarossa Pore-fect Glow Gel Toner.
Sejak dilaunching Agustus 2019 lalu, aku jatuh cinta banget sama toner ini. Selain memang aku percaya dengan seorang Ferra Rossa sang founder, toner ini tu enak banget dipake. Berbeda dengan toner pada umumnya, toner Ferrarossa ini teksturnya gel tapi bukan gel yang kental banget, gitu. Teksturnya enak dipake, pas di templokin ke wajah, ada dingin-dinginnya gitu trus wangi citrus-nya nyegerin banget.

Ada yang mau coba brand ini? Recomended banget, lho.

3. Essense
Tadinya, aku ga begitu ngeh fungsi si essense ini tapi setelah ngabisin hampir setengah botol travel size-nya ternyata, eh ternyata, peranan essence ngaruh juga. Aku pake Herv Luxe Essence Advance  (masih brand dari negara tetangga)
Dipakenya setelah mandi pagi dan malam sebelum tidur, setelah double cleansing saat kulit sudah dibersihkan dengan toner.

4. Serum
Aku lagi suka banget pake Leola Glow Serum, aku udah ngabisin hampir 4 botol. Teksturnya cair menyerupai air, wangi mawar dan ada gold flakes di dalamnya.

5. Moisturizer
Untuk Moisturizer, aku juga udah sempat agak hopeless sebenarnya, pernah beberapa kali beli ga ada yang cocok. Selain menyebabkan breakout, beberapa brand yang aku coba bikin kulit makin berminyak juga merah-merah. Atas saran seorang teman, aku akhirnya coba pake Dermova Dream Skin Gel Moisturizer dan alhamdulillah, cucok meyong.

Seperti udah pada tahu, tahapan pemakaian skincare itu dimulai dari yang testurnya ringan ke yang kental. Jadi si moisturizer disini ibarat kata jadi pengunci serum atau the last step sebelum bobok cantik. *dilempar lingerie J

Oh, ya, MakBeb, dua kali dalam seminggu, aku suka apply moisturizer sebagai sleep mask. Caranya gampang, kamu tinggal pakai moisturizer dua layer dan besok pagi pas bangun kulit akan jadi super moist.

            6. Face Mask (Additional)
Aku suka maskeran 2-3 kali seminggu, tergantung kebutuhan kulit juga mood saat itu. 😆
Saat kulit agak ambekan, aku berusaha untuk ga malas maskeran. Tapi kalo kulit lagi baek dan anteng, aku melakukannya maksimal hanya dua kali seminggu.

Biasanya maskeran aku barengin dengan exfoliating/scrubing dan aku melakukannya malam saat mau tidur. Untuk sheet mask, aku ga pernah setia sama satu merk dan selalu gonta-ganti. 😂
Untuk face scrub, aku pake DOCTOx Tomato Face and Body Scrub (brand Malaysia)




Alhamdulillah, sejak berusaha istiqomah skincare-an jerawat yang biasanya bertandang pas lagi mau mens, udah jarang singgah. Kulit jadi lebih glowing dan dewy gitu. Bagi sebagian orang ada yang ga suka dengan finishing look dari Korean skincare routine tapi aku suka. Dari beberapa produk yang aku pake, diantaranya memang diperuntukkan untuk glow finish. Dan kayaknya udah ga bisa berpindah kelain hati.

Ada yang suka Korean skincare routine method juga sama kayak aku? Sharing yuk!



-Deean-















You Might Also Like

23 komentar

  1. Keren Mbak semangatnya dalam perawatan wajah. Emang ya, bagi kaum hawa. Perwatan wajah tu hukumnya wajib. Kalau saya rutin aja sih ngebersihin muka pake susu pembersih Kalau habis pake make up. Belum sekomplit Mbak Deen hehehe. Takut juga kalau ganti-ganti merk jadi ngefek ke wajah, secara kulitku jenisnya berminyak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berawal dari kulit yang sakit sehabis gonta-ganti produk, Mba. Aku senang Makeup-an, pas muka lagi breakout gitu makeup semahal dan sebagus apapun hasilnya pasti zonk. Jadi, sebisa mungkin harus mengembalikan lagi kulit sehat tanpa krim-krim Dokter ituh. Hehehe

      Hapus
  2. Wah...berkat ketelatenan efeknya kerasa banget yah. Btw...mereknya macem-macem gitu, milih gitu aja, atau baca review dulu? Soalnya aku cenderung satu atau dua merek aja sih pakainya. Aku dulu ya berminyak. Tapi sekarang cenderung kering. Jadi mau ganti nih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dian punya temen SMA yang emang stay di Malaysia, Mba. Awalnya krek-korek informasi dari dia, nanya-nanya review disananya gimana. Alhamdulillah, apa yang dia rekomendasiin emang bagus dan cocok di Dian. Selain itu Dian baca-baca review produk di IG mereka juga. Jadinya keterusan aja gitu, apalagi udah liat hasilnya. Sekarang kalo misal kehabisan satu diantara mereka, rasanya rela beli tiket ferry, berangkat pagi pulang sore demi ga mau ketinggalan pake. :)

      Hapus
  3. Woow, komplit banget perawatan wajahnya. Aku belum setelaten itu, baru toner dan essence. Yang lainnya kalau ingat, padahal usia sudh 40 nih. Heheheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Beda kulit beda kebutuhan, Mba. Kulit aku emang parah banget waktu itu sampai ga berani photo-photo. Dian menuju 40, Mba, inipun udah telat banget nyadarnya, kalo wajah itu harus dirawat. Frustasi rasanya pas liat ternyata udah keluar flek di pipi lumayan lebar di umur 35an, untungnya sekarang udah kabur fleknya.

      Hapus
  4. Produk-produk kecantikan dari Korea sekarang memang lagi nge-trend ya. Gak hanya kalangan anak muda, yang menjelang 40 - 50 tahun pun menggandrungi produk kecantikan Korea

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Teh. Awalnya keracunan dari K-Drama, wajah mereka licin semua, ga laki, ga perempuan. Liat kaca, kok ya muka Dian parah banget. Hehe. Sebelum kecantol K-Beauty Dian masih suka makeup-an yang lengkap, baru nyadar kasian ama wajah di dempul tebel tapi ga telaten merawat. Pengen cantik instant tapi bikin kulit makin sakit. jerawat demo, flek menari-nari bahagia gara-gara malesan. Kapok, Teh. Kapok banget akunya. Hehe

      Hapus
  5. Aku nyerah aja deh sama daily routine skincare ini Makdi. Soalnya akutu orangnya pemalaaaass. Jadi suka bebelian tapi hoream makeknya. Facial aja belom pernah seumur iduo bhahahhaa. Parah ya... Tapi baca artikel ini jadi Makin paham kalok kulit kitatuh butuh disayang ya. Aku paling cuma pakek sheet mask, essence, ama serum aja sih selama ini. Kadang kalo pas full make up, baru deh bersiin pake micellar water.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah, sama aja, kok, Mbok. aku juga kalo lagi males, ya, males. Tapi berusaha aja untuk ingat, masih banyak PR. Mbok mah enak, mukanya ga berkasus kek mukak aku, Mbok.

      Hapus
  6. Wiiih mantep, telatennya MakDi skin care-an. Hasilnya ya terbukti yah, sehat dan glowing. Salut. Terima kasih juga sharingnya, komplit pisan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Belum, masih jauh, belum glowing, Mak.. Hahaha... otw glowing. Hahahaha

      Hapus
  7. Ini yang lagi aku cari mbak, kalo essence nya buat kulit sensitif ada saran ga? Aku penggemar sheet mask, hehe. Untuk mamak2 dengan bocil yang lagi aktif sejauh ini cocok. Praktis, ga digangguin mulu sama bocah. Thanks insight nya mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setahu aku kalo essence bisa dipake semua jenis kulit, Mba. Tinggal cari yang sesuai kebutuhan kulit Mba aja. Ada yang buat melembabkan, ada yang untuk brightening, ada yang untuk mengenyalkan, mengurangi kerutan. Macem-macem. tapi biasanya 1 essence udah punya banyak manfaat, tinggal nyari yang cocok aja, Mba. Ini perlu waktu buat liat prosesnyadi kulit Mba.

      Hapus
  8. Pas baca artikel ini, aq terbenging-bengong karena hampir ga kenal semua merek yang mbak pake. Ya ampun sepertinya aq teracun dan jadi ingin nyoba juga, karena juga punya riwayat bopeng2.. makasih ya mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk, Mba, kita fighting sama-sama memberantas bopeng. Hehehe...

      Hapus
  9. Mbak, baca artikelnya banyak tahu hal baru aku..
    nulis beauty aja mbak..dirimu keren nulis ini. Expert banget
    Bikin aku manggut-manggut bacanya...top pokoknya!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mba kembar ... aku mesti berguru dulu sama dirimu, Mba. Nulisnya masih beum bener aku, hehe. Kali karena pas kebetulan emang lagi konsen kesini, kali, ya, jadinya kayak menjiwai, padahal mah, yah, karena ketemu mereka tiap pagi sama malem.

      Hapus
  10. Salu deh sama Mbak Deen, konsisten merawat kulit. Kalau saya suka maju mundur cantik, kadang rajin lebih seringnya lupa, wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu aku yang dulu, Mba. Maju mundur syantik, kadang rajin lebih seringnya tepar duluan sebelum bersihin muka. wkwkwk

      Hapus
  11. wah sama kayak aku pasti pakai toner biar muka lebih segar :D

    BalasHapus
  12. wah sama kayak aku pakai toner biar muka makin segar :D

    BalasHapus
  13. wah sama kayak aku pakai toner agar muka semakin segar :D

    BalasHapus

Popular Posts

Like Us on Facebook

Follow My Playlist